DaerahNewsPolitik

Anggota Komisi IX DPR RI Bersosialisasi Kembali Di Desa Sukamulya Tentang Pemberdayaan Masyarakat Melalui Komunikasi , Informasi Dan Edukasi Bersama BPOM

Sinar7 II BEKASI Peran serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang dilakukan adalah dengan meningkatkan kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) agar masyarakat mampuh melindungi diri dari bahaya produk obat dan makanan yang tidak memenuhi syarat mutu dan keamanan produk.

Terkait pelaksanaan tugas pemberdayaan masyarakat melalui KIE dalam rangka meningkatkan efektifitas pengawasan obat dan makanan, Badan POM tidak bertindak sendiri,  untuk itu dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat Balai Besar /Balai Pengawas Obat dan Makanan  dan unit pusat perlu melibatkan lintas sektor yang terkait. Senin (30/05/2022).

Peserta KIE sebanyak 250 orang berasal dari Perwakilan Tokoh Masyarakat, Tokoh agama, Karang Taruna, Pelaku Usaha UMKM, Masyarakat Desa Sukamulya khususnya kegiatan tersebut dilaksanakan di lapangan Futsal Kampung Srengseng Rt.001/06 Desa Sukamulya. Kecamatan Sukatani. Kabupaten Bekasi. Acara tersebut etap memberlakukan protocol kesehatan Covid-19. Narasumber  KIE diisi Anggota Komisi IX DPR RI Hj drg Putih Sari dengan materi Obat Tradisional dan Manfaatnya, Kepala Balai POM Bandung Supriyadi Darma, Marjaya sebagai perwakilan dari Pemerintahan Desa Sukamulya, Babinsa, Bimaspol beserta Perangkat Desa Sukamulya.

Awal acara dibuka dengan sambutan dari perwakilan Pemerintah Desa Sukamulya ” Marjaya” Dengan ucapan banyak terima kasih atas kunjungan Ibu Dewan, BPOM dan Rombongan kewilayah kami, saya yang mewakili Kepala Desa yang kebetulan berhalangan hadir dikarnakan ada suatu hal yang sangat penting. Semoga dengan adanya kunjungan Sosialisasi ini bisa membantu masyarakat saya lebih teliti saat menggunakan produk yang bersetandar BPOM agar tidak ada masalah.

Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Gerindra Hj drg Putih Sari” Mengatakan” Pada kesempatan kali ini kegiatan kemitraan antara Komisi IX DPR RI dengan BPOM, karna tugas BPOM memastikan produk yang beredar di masyarakat harus sudah layak dikonsumsi. Lokasi yang menjadi tujuan Komunikasi Informasi dan Edukasi adalah desa-desa yang selama ini kurang terpapar pengetahuan tentang peran penting Badan POM dalam pengawasan obat dan makanan termasuk pemberian izin edar produk obat, obat tradisional, suplemen.Kegiatan  Sosialisasi Pemberdayaan masyarakat melalui KIE bersama Anggota Komisi IX DPR RI berjalan dengan baik dan mendapat sambutan yang sangat baik dari peserta kegiatan dari hasil evaluasi kuisioner dan diskusi yang antusias dari peserta.

Harapan peserta kegiatan yang hadir dapat berkesinambungan guna menambah wawasan dan pengetahuan terkait obat dan makanan terutama bagi pelaku usaha umkm produk obat tradisional dan pangan olahan yang diberikan pengetahuan obat tradisional dan bahaya yang diakibatkan mengandung Bahan Kimia Obat yang masih beredar dimasyarakat, serta penyalah gunaan obat-obatan. Semoga atas kerjasama Komisi IX DPR RI dan BPOM untuk sosialisasi kemasyarakat agar tetap berjalan dan berlanjut kedepannya.

(Pj)

Related Articles

Close