Bersama UPT Puskesmas Sukahaji, Pemdes Cikalong Adakan Program Vaksinasi

Bersama UPT Puskesmas Sukahaji, Pemdes Cikalong Adakan Program Vaksinasi

SINAR7.COM || Majalengka – Pemerinth Desa Cikalong dan UPT Puskesmas Sukahaji mengadakan program vaksinasi tahap 1. Pelaksanaan Vaksinasi covid-19 sebagai upaya penanganan percepatan covid-19 terus berlanjut, sehingga untuk mencapai hal tersebut  telah dilaksanakan vaksinasi Covid19 oleh Puskesmas Kecamatan Sukahaji Kabupaten Majalengka di wilayah lain. Selasa, (27/7/2021).

Kegiatan vaksinasi dilaksanakan di balai desa Cikalong oleh team vaksinator dari puskesmas Sukahaji dengan dihadiri oleh 3 pilar (Kades, Babinsa dan Bhabin) bersama perangkat desa dan bidan desa, kegiatan tersebut dimulai dari pukul 09:00 Wib sampai dengan selesai.

Sekdes cikalong nurjali menyebutkan, quota wajib yang tersedia dari UPT puskesmas sukahaji sebanyak 100 quota, ditambah dari polsek sukahaji sebanyak 50 quota, jd totanya 150 quota vaksin

“Bidan desa cikalong, untuk warga yang belum mendapatkan vaksinasi hari ini, bisa datang ke UPT Puskesmas Sukahaji ada tambahan kurang lebih 100quota pada tanggal 31 bulan ini,” kata Sekdes.

Vaksinasi untuk masyarakat yang sudah di vaksin tahap 1, bisa ikut serta vaksinasi tahap 2 dengan catatan harus lebih dari waktu 1 bulan dari vaksin tahap pertama.

Wahyudin salah satu warga cikalong girang juga menyampaikan,bahawa perusahaan tempat nya bekerja mengharuskan karayawannya mendapatkan vaksinasi sebagai syarat dalam pekerjaannya.

Sebelum dilaksanakan vaksinasi para lansia harus melalui beberapa tahapan diantaranya cek kesehatan tekanan darah harus normal, tidak memiliki riwayat penyakit dan setelah dilakukan screening dan setelah dinyatakan sehat maka vaksinasi baru bisa dilaksanakan.

Mimin salah satu warga cikalong tengah mengatakan, sore tensi darahnya 150, tapi sekarang malah 170.

“Makanya saya tidak bisa mendapatkan vaksinasi langsung, harus nunggu 5-10 menit agar bisa mendapatkan vaksinasi,” ujarnya.

Dari hasil pantauan tersebut bahwa antusias warga lansia sangatlah tinggi terbukti dari undangan yang telah di sebar, hampir semua lansia hadir untuk melakukan vaksinasi guna percepatan penanganan covid19.

Vaksinasi C-19 terhadap para lansia dikedepankan oleh pemerintah karena para lansia dianggap sangat rentan akan tertular covid-19 sehingga dengan di vaksin c19 sistem kekebalan tubuh akan terbentuk sehingga penularan c19 dapat di minimalisir.

Di sela – sela kegiatan bhabinkamtibmas  memberikan imbauan bahwa dengan dilaksanakannya vaksin bukan berarti kita mengabaikan protokol kesehatan yang selama ini kita laksanakan.

“Warga tetap mematuhi 5M dalam kehidupan sehari – hari  yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun atau hands sanitizer, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” pungkasnya.

(Jaenal)