Kepala Puskesmas Sukajaya Enggan Temui Wartawan Saat Kegiatan Vaksinasi

Kepala Puskesmas Sukajaya Enggan Temui Wartawan Saat Kegiatan Vaksinasi

 

SINAR7.COM||BEKASI -peraturan menteri Kesehatan Indonesia nomor 43 tahun 2019 bahwa untuk mewujudkan pusat kesehatan masyarakat yang efektip, efesien dan akuntabel dalam penyelenggaran pelayanan kesehatan tingkat pertama yang bermutu dan berkesinambungan dalam memperhatikan kesehatan pasien dan masyarakat di butuhkan pengaturan organisasi dan tata hubungan kerja pusat kesehatan masyarakat.

Bahwa pengaturan puskesmas perlu di sesuaikan dengan kebijakan pemerintah untuk memperkuat fungsi Puskesmas dalam penyelenggaran upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perorangan tingkat pertama di wilayah kerja.

Fasilitas pelayanan kesehatan adalah suatu tempat yang di gunakan untuk menyelenggarakan upaya pelayanan kesehatan baik promatif, preventif, kuratif maupun rehabilitatif, yang di lakukan oleh pemerintah daerah atau masyarakat.

Berbeda dengan salah satu Puskesmas yang ada di Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, yaitu Puskesmas Sukajaya yang tidak mengikuti aturan menteri kesehatan Republik Indonesia, Kepala Puskesmas Sukajaya Kecamatan Cibitung mengabaikan Protokol kesehatan dimana fasilitas untuk pasien yang akan berkunjung berobat tidak tersedianya tempat cuci tangan.

Namun sangat di sayangkan kepada Kepala Puskesmas Sukajaya H. Sahroni SKM dengan begitu saja meninggalkan kegiatan tersebut, seperti tidak bertanggung jawab adanya kegiatan Vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat Desa Sukajaya saat mengikuti penyuntikan 1000 Vaksin yang begitu antusias mendukung program Pemerintah.

Yusup Supriyatna Ketua DPN Tim Investigasi LSM-KAMPAK-RI (Lembaga Swadaya Masyarakat Komite Anti Mafia Peradilan dan Anti Korupsi Republik Indonesia) mengatakan sangat di sayangkan pada Kepala Puskesmas Sukajaya yang tidak bertanggung jawab terhadap kegiatan Vaksin ketika di temui beberapa Media untuk Konfirmasi terkait penyuntikan 1000 Vaksin tetapi se’enak saja meninggalkan lokasi langsung masuk ruangan Puskesmas tetapi saat di temui ke Ruang Kantornya, ada salah satu pegawai bawahannya dia bilang ke awak media bahwa kepala Puskesmas pak H. Sahroni SKM Ke Pemda bang, baru aja ketika di Konfirmasi, padahal saya tahu bahwa kepala Puskesmas enggan menemui media Tegasnya.” pada awak media.

Ucapan yang sama di Katakan Nimin Rudiansah Ketua DPD LSM PRABU Indonesia mengatakan sangat Kecewa terhadap kepala Puskesmas Sukajaya yang Enggan di Temui Awak Media, padahal beberapa Media hanya untuk liputan Kegiatan Vaksin di Desa Sukajaya saya berharap kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi agar memberikan sangsi terhadap Kepala Puskesmas Sukajaya yang tidak menghargai Jurnalistik, Terangnya.”

Sampai berita ini di terbitkan kepala Puskesmas Sukajaya H. Sahroni SKM, belum bisa di temui untuk konfirmasi.

(JP/WN)