Lsm Prabu-Indonesia Soroti, Proyek Jembatan Di Desa Karangsatu Tanpa Papan Proyek Dan K3

Lsm Prabu-Indonesia Soroti, Proyek Jembatan Di Desa Karangsatu Tanpa Papan Proyek Dan K3

SINAR 7.COM || BEKASI – Pekerjaan proyek Jembatan di Desa Karangsatu, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, disorot DPD LSM-PRABU INDONESIA. Pasalnya, di lokasi pekerjaan tidak terlihat papan nama informasi proyek sehingga menjadi pertanyaan beberapa warga yang melintas. Minggu (22/08/2021).

Awak media dan Dpd Lsm Prabu Indonesia, mendatangi kelokasi untuk melakukan investigasi di lapangan, tidak melihat adanya pekerjaan proyek Jembatan di Desa Karangsatu, Kecamatan Karangbahagia, dimana awak media dan tim Lsm, tidak melihat adanya keberadaan papan nama informasi proyek di lokasi.Salah seorang masyarakat yang melintas mengatakan kepada awak media, proyek tanpa papan nama itu pasti jadi indikasi sebagai trik untuk membohongi masyarakat agar tidak termonitoring besar pagu anggaran dan sumber anggarannya.

Menurut, Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik nomor 14 tahun 2008 dan Perpres nomor 54 tahun 2010 dan nomor 70 tahun 2012 dimana mengatur pekerjaan fisik yang dibiayai negara, wajib memasang papan nama proyek yang memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan dan nilai kontrak serta jangka waktu atau lama pekerjaan.

Sangat disayangkan seperti pihak pengawas lapangan dan dinas terkait dalam hal ini terkesan tutup mata sebagai pelaksana penaggung jawab, yang sudah mengerti aturan pemerintah untuk memasang papan proyek pekerjaan di saat dimulainya pekerjaan pembangunan proyek tersebut dan sipekrja pun banyak yang tidak menggunakan, Keselamatan, Kesehatan Kerja (K3).

Dilokasi kegiatan Nimin Rudiansah Sekjen dari lembaga, DPD LSM-PRABU-INDONESIA mengatakan kepada awak media, bahwa sekjen Lembaga Swadaya Masyarakat, yang di dampingi kawan-kawan media yang turun cek kelokasi langsung dan melihat dilokasi pembangunan Jemabatan tidak terpasangnya papan nama kegiatan dan sipekerja tidak ada yang menggunakan Keselamatan, Kesehatan Kerja (K3) kepada pihak pekerja tentang kegiatan proyek jembatan dan diduga sudah banyak menabrak aturan pemerintah yang di tuangkan dalam Undang-Undang.

Lanjut Nimin Apakah kira-kira sebenarnya ada permainan antara pihak pelaksana, pemborong dan dinas terkait, di dalam pelaksana pengerjaan proyek Jembatan yang mungkin dari anggaran yang tidak jelas dari mana anggaran yang dikerjakan buat pembangunan jembatan dari pihak dinas apa dari mana..? Yang terkesan di tutup-tutupi dari masyarakat dan sosial kontrol, pada hal pembangunan tersebut dari uang Rakyat. Ucap Nimin Rudiansah Sekjen Lsm-Prabu-Indonesia.

(Red)