Mohamad Nuh Merasa Prihatin Saat Kunjungi Yayasan Fastabiqul Khoerot

Mohamad Nuh Merasa Prihatin Saat Kunjungi Yayasan Fastabiqul Khoerot

Bekasi II Sinar7

Wakil ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Mohamad Nuh di dampingi ketua LSM GSMB Resort 21 mengunjungi yayasan Fastabiqul Khoerot yang menampung orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) di kampung Tegal Panas Rt.001/005, Desa Karangjaya, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi. Sabtu (5/2/22).

Dalam kunjungannya Mohamad Nuh disambut oleh Turidi dan keluarga pembina Yayasan Fastabiqul Khoerot juga beberapa tokoh masyarakat setempat.

(Wakil ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Mohammad Nuh bersama LSM GSMB Resort 21 saat berkunjung ke yayasan Fastabiqul Khoirot)

Turidi, selaku Pembina Yayasan Fastabiqul Khoirot mengatakan, dirinya rela membanting tulang sebagai kuli kepada petani di Desanya demi memenuhi kebutuhan ODGJ yang ada di yayasan yang sudah ia bina sejak tahun 2019.

“Kalau masalah makan pak alhamdulillah masih bisa saya kasih makan untuk 8 orang ODGJ yang sedang saya rawat ini, walau dari hasil saya nyeblok di sawah orang (kuli tani) dan bantuan dari donatur, itu pun kalau memang lagi ada,” ungkapnya.Dia berharap ada pihak yang dapat membantu pasilitas sarana dan prasarana yang masih ia butuhkan di yayasan Fastabiqul Khoirot.

“Saya sangat berharap ada bantuan untuk tempat tinggal odgj yang saya bina ini,Karena yang sudah bapak lihat masih sangat tidak layak, selain kebersihannya lantai nya masih tanah dan sangat sempit, juga pagar di sekitar halaman yayasan belum ada kadang ada ODGJ yang keluar tanpa sepengetahuan saya,” keluh Turidi menceritakan kondisi yayasan kepada Mohamad Nuh.

Mendengar cerita Turidi, wakil ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Mohamad Nuh sangat terharu dan merasa prihatin sekaligus kagum dengan kesabaran dan ke ikhlasan pak Turidi sekeluarga yang mau menampung menangani orang dalam gangguan jiwa dengan keterbatasan dari hal tempat dan biaya kebutuhan sehari hari dari makan sampai keperluan lain nya,

“Saya sangat kagum dengan pa Turidi yang sudah bisa membantu pemerintah menangani ODGJ sudah hampir 3 tahun, Bupati dan Dinas terkait harus tahu dan segera membantu yayasan Fastabiqul Khoerot yang sudah mampu menyembuhkan hampir 30 orang lebih dalam waktu 3 tahun,” ujarnya.

Kondisi yang Mohammad Nuh temukan ini, akan menjadi agenda kerjanya dan akan dibahas pada rapat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah agar kondisi sosial kehidupan warga negara dapat terjamin.

“Proposal akan saya masukan ke rapat Dewan dan ke Dinas mudah-mudahan akan cepat mendapat bantuan dari Pemerintah yayasan Fastabiqol khoeroet ini,” tegas Mohamad Nuh.

(M.Adin)