Ratusan Rumah di Pesisir Karawang Terancam Tenggelam Akibat Abrasi

Ratusan Rumah di Pesisir Karawang Terancam Tenggelam Akibat Abrasi

SINAR7.COM||KARAWANG – Pasangnya air laut mengakibatkan ratusan rumah di wilayah Desa Cemarajaya, Kecamatan Cibuaya terancam tenggelam akibat abrasi.

Salah satu warga, Bewok (42) menuturkan abrasi yang dialami kampungnya sudah terjadi pada bulan Mei lalu, namun dampak kerusakannya tidak separah bulan ini.

“Abrasi terjadi itu, pada Bulan Mei, dulu mah gak kayak gini, surutnya cepet, dan airnya kecil,” kata pria yang berprofesi sebagai pencari kepiting, di Dusun Pisangan, Cemarajaya, Jum’at (20/8/2021).

Dari dampak abrasi, rumah yang ditempatinya rusak, dan kehilangan perabotan rumah.

“Air laut itu masuk ke rumah tingginya 60 sampai 70 centimeter, yang ke bawa itu pakaian, gelas piring ke kubur pasir, tidur juga di luar, karena rumah juga rusak,” ungkapnya.

Ia berharap, pemerintah bisa memindahkan rumahnya dari lokasi abrasi.”Selanjutnya saya ingin pemerintah bisa memindahkan rumah saya,” kata pria yang sudah tinggal sejak tahun 1992 ini.

Sementara itu, Kepala Desa Cemarajaya, Rudi Candia mengatakan ada 3 dusun dengan jumlah 474 jiwa, dan 173 rumah yang mengalami dampak abrasi.

“Kejadian abrasi terjadi pada Senin, 16 Agustus lalu, lokasi yang terdampak itu Dusun Cemara I Utara, Dusun Cemara II Utara, dan Dusun pisangan. Untuk Cemara I Utara, itu ada 19 rumah, dan 57 jiwa, sementara Cemara II Utara, ada 285 jiwa, dan 95 rumah, kemudian di Pisangan, ada 132 jiwa, dan 59 rumah,” kata Candia saat diwawancarai di kantor desa.

Selain itu, untuk ada 7 rumah dengan kondisi rata dengan tanah.”Ada 7 kondisi rumah yang ambruk, sudah rata dengan tanah, sementara yang lainnya rusak berat ada 70 rumah seperti tembok dapurnya yang roboh, terus rusak sedang ada 54, itu seperti retak, ambrol sebagian lantainya, dan sisanya ada 48 rusak ringan,” ungkapnya.

“Untuk korban jiwa nihil, dan 138 orang mengungsi ke rumah-rumah kerabatnya,” tandasnya.

(Agung prayogo)