Syarat Dapatkan BST di Majalengka, Ini Kata Kadinsos

Syarat Dapatkan BST di Majalengka, Ini Kata Kadinsos

Sinar7.com || Majalengka – Kepala Dinas Sosial ( KADINSOS ) Kabupaten Majalengka, Gandana Purwana mengatakan, ada sejumlah syarat yang harus di penuhi masyarakat penerima bantuan sosial tunai ( BST ) untuk menerima bantuan. Salah satunya harus mendapatkan surat panggilan dari kantor pos. Selain itu kartu keluarga ( KK ) dan KTP juga harus di sertakan.

“Yang penting sesuai surat panggilan dari kantor pos KK dan KTP,” ujar Gandana Purwana kepada Sangrajawalinews.com Kamis, (22/7/2021).

Masih di sampaikan Gandana Purwana, selama pelaksanaan penerimaan bantuan, masyarakat juga harus mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, jaga jarak, dan selalu cuci tangan pakai sabun dan air yang mengalir bersih.

“Karena akan di lakukan dengan sangat ketat dan di jaga oleh petugas dari kepolisian dan satuan polisi pamong praja ( satpol pp ) untuk menghindari dan mengantisipasi terjadinya kerumunan masa yang di khawatirkan akan memicu penyebaran virus covid 19,” ucapnya.

“Di tempat penyaluran pun akan di atur oleh petugas pos dengan menjaga jarak antrian masuk, dan semua yang datang di pastikan harus memakai masker,” tambahnya.

Di singgung harus menyertai kartu vaksin,Gandana Purwana menyambut baik usulan tersebut. Namun, yang jelas syarat yang lainnya harus ada.

“Bisa dengan kartu vaksin atau tidak,yang penting syarat lainnya ada,” pungkasnya.

Gandana purwana menambahkan, pihaknya berharap pendistribusian bantuan tersebut selesai sesuai jadwal yang telah di buat bersama dengan kantor pos dan pihak bank.

Bagi penerima yang mengalami kendala, seperti yang tengah sakit,atau tidak bisa datang ke tempat penyaluran atau kantor pos karena sudah tua,maka dana akan di serahkan langsung ke rumahnya masing – masing, namun akan di lakukan setelah pendistribusian jadwal utama telah selesai.

“Yang di antar ke rumah akan di lakukan setelah jadwal utama selesai dilakukan.Tapi kami pastikan semua terdistribusikan dan mereka yang tidak bisa datang ke tempat penyaluran bantuan,maka akan di serahkan ke rumahnya masing – masing oleh petugas yang di tunjuk atau petugas husus dari kantor penyaluran yang di kawal oleh petugas kepolisisan agar tidak terjadi miskomunikasi dengan warga,” katanya.

(Jaenal)