Terlahir Tanpa Langit-langit Mulut, Balita Ini Butuh Uluran Tangan

Terlahir Tanpa Langit-langit Mulut, Balita Ini Butuh Uluran Tangan

SINAR7.COM || MERANGIN – Sungguh malang nasib yang di alami Maulida Mahdazahra (3) terlahir tidak memiliki langit – langit dan harus merasakan kesakitan semenjak 17 hari setelah dilahirkan.

Maulida Mahdazahra (3) adalah buah hati dari pasangan Hermantoni dan Afrina warga RT.19 RW. 10 Desa Rasaku Kelurahan Pemenang Kebupaten Merangin Jambi merupakan keluarga tidak mampu.

Afrina orang tua Maulida mahdazahra kepada awak media mengatakan, anaknya Maulida Mahdazahra di lahirkan secara normal sama seperti anak anak biasanya, setelah dua hari lahir Maulida mengalami sesak nafas dan langsung kami bawa ke rumah sakit.

“Maulida sewaktu lahir normal saja tidak ada tanda tanda sakit, setelah 2 hari dia mengalami sesak nafas dan langsung kami bawa kerumah sakit,” jelas Ibu Maulida.

Ibu Maulida juga menjelaskan, setelah di bawa ke rumah sakit barulah di ketahui anak nya ada kelainan pada mulutnya Maulida tidak memiliki langit.

“Setalah kami bawa ke rumah sakit, saya sangat terkejut dokter mengatakan anak saya ada kelainan, yakni tidak mempunyai langit langit, sehingga anak saya rentan dengan penyakit Batuk, Filek dan Demam,” tambah ibunya lagi.

Afrina juga menjelaskan bahwa untuk mengobati anaknya harus melakukan Operasi kata dokter, sedangkan kami adalah keluar tidak mampu, buat makan saja susah apalagi buat operasi Maulida.

Afrina berharap ada Dermawan yang sudi untuk membantu pengobatan Maulida karena anak saya sangat menderita sekali dengan penyakit ini, dia merasa kesakita semenjak umur 17 hari lahir hingga saat ini.

“Saya berharap ada Dermawa yang sudi membantu pengobatan anak saya Maulida Mahdazahra,” tandas ibunya.

Saat ini Maulida sudah berumur 3 tahun selalu mengalami kesakitan apalagi saat makan dan selalu mengalami penyakit Batuk, Filek dan Demam.

Bagi Dermawan yang sudi membantu Adik kita Maulida Mahdazahra (3) silahkan langsung Hubungi orang tuannya Hp: 0823 – 7180 – 7099.

(Dodi Harizal)