Warnih Penderita Tumor Epidermis Butuh Perhatian Pemerintah

Warnih Penderita Tumor Epidermis Butuh Perhatian Pemerintah

SINAR7.COM || KARAWANG – Potret kemiskinan masih mewarnai negeri ini terlebih saat ini degradasi Ekonomi Nasional akibat Pandemi Covid-19. Hal itu pun memaksa pemerintah untuk mengeluarkan sejumlah program bantuan guna mendongkrak ekonomi Masyarakat yang ada di Wilayah Kabupaten Karawang. Sabtu, (24/07/2021).

Padahal jelas dalam Undang-Undang Dasar 45 disebutkan fakir miskin dan anak-anak terlantar dilindungi oleh Negara, selanjutnya dalam Pasal 27 ayat 2 menyatakan bahwa tiap tiap Warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi Manusia.

Salah satunya Ibu Warnih 38 tahun penderita Tumor Pelipis mata, (Epidermis) kesehariannya hanya mengandalkan suaminya yang bekerja di penggilingan padi untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga.

Warnih istri dari bapak Kamal warga Kampung Dusun Patengong RT.002/002 Desa Sekarwangi Kecamatan Rawamerta, Kabupaten Karawang kini menderita Tumor pelipis mata (Epidermis) sebelah kiri, kini Kondisinya cukup memprihatinkan dan harus mengalami kebutaan.

Bu Warnih dibawa ke dokter spesialis mata dan ternyata ditemukan kelainan pada retina mata yang tergolong langka, pada Bulan Desember 2015 lalu, atas saran Dokter harus di rujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung Ibu Warnih menjalani operasi, namun terkendala biaya sehingga berhenti berobat dan mengakibatkan kondisi Tumor Pelipis mata makin parah.

Padahal harusnya setiap satu bulan satu kali Bu Warnih harus melakukan kemoterapi, tapi karena terkendala biaya akhirnya tidak bisa melanjutkan pengobatan ke rumah sakit, pihak keluarga berharap ada dermawan yang mau membantu untuk mengobatinya hingga sembuh, Kami hanya bisa pasrah saja dan berharap adanya keajaiban, sehingga Bu Warnih bisa sembuh dari penyakitnya.

Kamal suami dari Ibu Warnih mengatakan bahwa pada bagian mata kirinya terdapat benjolan yang terus membesar, sehingga menghalangi penglihatannya dan menimbulkan rasa sakit,” lanjut Kamal saat ini istri saya tidak bisa melihat atau mengalami kebutaan. Keluarga hanya bisa pasrah karena keterbatasan biaya,” Ucapnya Ketika di Wawancara Awak Media.

Lanjut Kamal berharap kepada Pemerintah Kabupaten karawang seperti Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, Dinas sosial Kabupaten Karawang, Baznas Kabupaten Karawang dan para Donatur sudi kiranya bisa membantu istri saya,” Pungkasnya Kamal.

(Jaka P)